Kebakaran Di Shanty Akibat Percikan Api Unggun, Kematian Dua Hewan
Chandauli

Kebakaran Di Shanty Akibat Percikan Api Unggun, Kematian Dua Hewan

Kebakaran Di Shanty Akibat Percikan Api Unggun, Kematian Dua Hewan

mendengar berita

Dua lapak terbakar akibat percikan api unggun di Desa Raitha, Kamis malam. Satu sapi dan satu sapi mati dalam kecelakaan itu. Tim dokter hewan melakukan visum terhadap sapi-sapi yang mati tersebut. Pada saat yang sama, Lekhpal menilai kerusakan pada hari Jumat.
Penduduk Raitha, Gulabchand dan saudara laki-lakinya Ram Bihari, berdampingan satu sama lain. Hewan diikat di dalamnya. Gulabchand mengikat sapi dan sapinya di dalam pada Kamis malam. Agar gubuk itu tetap hangat, dia menyalakan api unggun dan pergi tidur. Sekitar pukul satu malam, gubuk itu terbakar karena percikan api unggun. Sapi yang diikat dari dalam tidak bisa lepas dengan putus dan sapi dara mati kesakitan. Orang-orang dari rumah saudara laki-laki lain Ram Bihari menunjukkan kesiapan untuk mengambil hewan mereka. Mendapat informasi tentang kejadian tersebut, sejumlah besar penduduk desa entah bagaimana memadamkan api. Atas instruksi Kepala Petugas Hewan, Dokter Hewan Dhanapur Dr. SK Singh, Apoteker Rakesh Yadav dan Petugas Penyuluhan Ternak Kamalpur Surendra Kumar melakukan pemeriksaan mayat hewan pada hari Jumat. Pada kesempatan ini, Mohammad Dilsher, Mithun Kumar, Kepala Perwakilan Marachhu, Siyaram, Ram Asare, Ram Pratap Kushwaha, Loknath, Pintu, Ramesh, Ramtahal, Raju dll menuntut kompensasi dari pemerintah. Pada saat yang sama, Gopalak Gulabchad mengatakan bahwa dia telah membeli sapi itu dengan cara meminjam.

Dua lapak terbakar akibat percikan api unggun di Desa Raitha, Kamis malam. Satu sapi dan satu sapi mati dalam kecelakaan itu. Tim dokter hewan melakukan visum terhadap sapi-sapi yang mati tersebut. Pada saat yang sama, Lekhpal menilai kerusakan pada hari Jumat.

Penduduk Raitha, Gulabchand dan saudara laki-lakinya Ram Bihari, berdampingan satu sama lain. Hewan diikat di dalamnya. Gulabchand mengikat sapi dan sapinya di dalam pada Kamis malam. Agar gubuk itu tetap hangat, dia menyalakan api unggun dan pergi tidur. Sekitar pukul satu malam, gubuk itu terbakar karena percikan api unggun. Sapi yang diikat dari dalam tidak bisa lepas dengan putus dan sapi dara mati kesakitan. Orang-orang dari rumah saudara laki-laki lain Ram Bihari menunjukkan kesiapan untuk mengambil hewan mereka. Mendapat informasi tentang kejadian tersebut, sejumlah besar penduduk desa entah bagaimana memadamkan api. Atas instruksi Kepala Petugas Hewan, Dokter Hewan Dhanapur Dr. SK Singh, Apoteker Rakesh Yadav dan Petugas Penyuluhan Ternak Kamalpur Surendra Kumar melakukan pemeriksaan mayat hewan pada hari Jumat. Pada kesempatan ini, Mohd Dilsher, Mithun Kumar, Perwakilan Utama Marachhu, Siyaram, Ram Asare, Ram Pratap Kushwaha, Loknath, Pintu, Ramesh, Ramtahal, Raju dll. menuntut kompensasi dari pemerintah. Pada saat yang sama, Gopalak Gulabchad mengatakan bahwa dia telah membeli sapi itu dengan cara meminjam.

Posted By : keluaran hk hari ini tercepat