Pabrik Gula Tetap Tutup Selama Berjam-jam Tanpa Ken
Pilibhit

Pabrik Gula Tetap Tutup Selama Berjam-jam Tanpa Ken

Pabrik gula Puranpur ditutup. Dialog
– Foto : PILIBHIT

mendengar berita

Puranpur. Pabrik gula yang beberapa hari ini tutup karena tidak berfungsi, ditutup di Noken pada Minggu. Pengumpulan tebu dimulai segera setelah pabrik ditutup. Seharusnya tidak ada tumpukan tebu di penggilingan. Karena itu penimbangan tebu tetap ditutup selama berjam-jam. Hal ini membuat para petani marah.
Pabrik gula yang beberapa hari terakhir tutup akibat rusak itu, ditutup di Noken sekitar pukul 09.00 pada hari Minggu karena tidak ada tebu. Karena kekurangan tebu, petugas pabrik mulai mengatur pengambilan tebu. Begitu pabrik tutup, penimbangan tebu dihentikan. Akibatnya, para petani yang sampai di pabrik gula dengan membawa tebu harus menunggu berjam-jam untuk menimbang. Penggilingan dimulai setelah pukul 14.00 saat tebu dikumpulkan.
Petani menunggu enam hari untuk mulai menimbang
Selama enam hari, petani tebu menunggu penimbangan dengan kendaraan penuh tebu di sentra pengadaan tebu desa Tanda Chhatrapati dan Jatpura. Petani Surendra Singh, warga desa Rudrapur dan Satendra Kumar Singh, mantan direktur koperasi masyarakat, warga Jatpura, menceritakan bahwa slip pasokan tebu diberikan kepada petani pada 22 November. Sejak itu, para petani menunggu dengan kendaraan tebu untuk memulai penimbangan di pusat pengadaan. Ada kemarahan di kalangan petani karena tidak dimulainya penimbangan.
Dengan tidak adanya tebu, pabrik gula tetap tutup selama dua-tiga jam pada hari Minggu. Indentasi khusus tebu 12 ribu kwintal juga telah dikeluarkan. 40 ribu kwintal tebu belum masuk dari indentasi yang dikeluarkan sebelumnya. Di Jatpura dan Tanda Chhatrapati, mantan kontraktor pengangkutan tebu itu menghasut warga. Dalam waktu dekat pengadaan tebu akan dimulai di kedua pusat pengadaan tersebut.
– Asim Mishra, GM

Puranpur. Pabrik gula yang beberapa hari ini tutup karena tidak berfungsi, ditutup di Noken pada Minggu. Pengumpulan tebu dimulai segera setelah pabrik ditutup. Seharusnya tidak ada tumpukan tebu di penggilingan. Karena itu penimbangan tebu tetap ditutup selama berjam-jam. Hal ini membuat para petani marah.

Pabrik gula yang beberapa hari terakhir tutup akibat rusak itu, ditutup di Noken sekitar pukul 09.00 pada hari Minggu karena tidak ada tebu. Karena kekurangan tebu, petugas pabrik mulai mengatur pengambilan tebu. Begitu pabrik tutup, penimbangan tebu dihentikan. Akibatnya, para petani yang sampai di pabrik gula dengan tebu harus menunggu berjam-jam untuk menimbang. Penggilingan dimulai setelah pukul 14.00 saat tebu dikumpulkan.

Petani menunggu enam hari untuk mulai menimbang

Selama enam hari, petani tebu menunggu penimbangan dengan kendaraan penuh tebu di sentra pengadaan tebu desa Tanda Chhatrapati dan Jatpura. Petani Surendra Singh, warga desa Rudrapur dan Satendra Kumar Singh, mantan direktur koperasi masyarakat, warga Jatpura, menceritakan bahwa slip pasokan tebu diberikan kepada petani pada 22 November. Sejak itu, para petani menunggu dengan kendaraan tebu untuk memulai penimbangan di pusat pengadaan. Ada kemarahan di kalangan petani karena tidak dimulainya penimbangan.

Dengan tidak adanya tebu, pabrik gula tetap tutup selama dua-tiga jam pada hari Minggu. Indentasi khusus tebu 12 ribu kwintal juga telah dikeluarkan. 40 ribu kwintal tebu belum masuk dari indentasi yang dikeluarkan sebelumnya. Di Jatpura dan Tanda Chhatrapati, mantan kontraktor pengangkutan tebu itu menghasut warga. Dalam waktu dekat pengadaan tebu akan dimulai di kedua pusat pengadaan tersebut.

– Asim Mishra, GM

Posted By : result hk 2021