Satu Lagi Kematian Dalam Ledakan Petasan Di Jaunpur – Pabrik Petasan Ilegal di Jaunpur
Jaunpur

Satu Lagi Kematian Dalam Ledakan Petasan Di Jaunpur – Pabrik Petasan Ilegal di Jaunpur

Ringkasan

Sebuah ledakan terjadi di pabrik petasan yang beroperasi secara ilegal di Bhandaria Tola Pahi, Jaunpur, pada pukul 5 sore pada tanggal 30 Oktober. Enam orang terluka dalam insiden tersebut.

Ledakan di pabrik petasan ilegal di Jaunpur
– Foto : Amar Ujala

mendengar berita

Sebuah boneka hangus tewas pada Selasa dalam ledakan di pabrik petasan ilegal di Bhandaria Tola Pahi Mohalla, daerah Madiyahun Kotwali, distrik Jaunpur. Sementara kondisi ayah mertuanya, Mushtaq, tetap kritis. Dengan cara ini, jumlah korban tewas dalam kecelakaan itu meningkat menjadi dua.

Sebuah ledakan terjadi di pabrik petasan yang beroperasi secara ilegal di wilayah Bhandaria Tola Pahi kota pada pukul 5 sore pada tanggal 30 Oktober, yang menyebabkan atap rumah runtuh. Enam orang, termasuk seorang ayah dan anak, terkubur di reruntuhan, termasuk dua anak. Namun, pada hari pertama lima orang dibawa keluar oleh polisi-administrasi.

Sedangkan pada hari kedua jenazah Aaqib Hamzah, 10 tahun, putra warga Gola Bazar Abdul Samad, ditemukan di puing-puing. Sedangkan Mustaq (56) dan menantu perempuannya Gudiya (28) istri Sonu mengalami luka bakar yang cukup parah. Yang perawatannya sedang berlangsung di rumah sakit kabupaten. Penanggung jawab CMS Dr Narendra Kumar mengatakan bahwa Gudiya 80 persen hangus, yang telah meninggal selama perawatan pada pukul 09:43 pada hari Selasa. Mushtaq telah menderita luka bakar 30 persen, yang sedang menjalani perawatan.

Menurut warga sekitar, atas perintah polisi, pabrik kerupuk beroperasi secara ilegal di tengah padatnya penduduk. Tidak ada pengaturan yang dibuat untuk penyelamatan dalam keadaan darurat. Ia juga biasa menyimpan petasan di rumah tanpa alat pengaman kebakaran.

Sekitar setahun yang lalu, beberapa warga menuntut tindakan dengan menyerahkan video viral pembuatan petasan secara ilegal ke pihak kepolisian, namun polisi mengabaikannya. Seandainya polisi tegas saat itu, kecelakaan ini mungkin tidak akan terjadi. Setelah kecelakaan itu, polisi dan tim pemadam kebakaran terlibat dalam latihan penyelamatan senjata mereka.

Pekerjaan pembuatan petasan ilegal di Madiyahu sudah berlangsung lama. Pada 16 November 2009, terjadi ledakan di wilayah Mirdaha saat membuat petasan. Dalam kejadian ini Lal Mohammad alias Lalla, Harun, Ehsan tewas di tempat.

Ekspansi

Sebuah boneka hangus tewas pada Selasa dalam ledakan di pabrik petasan ilegal di Bhandaria Tola Pahi Mohalla, daerah Madiyahun Kotwali, distrik Jaunpur. Sementara kondisi ayah mertuanya, Mushtaq, tetap kritis. Dengan cara ini, jumlah korban tewas dalam kecelakaan itu naik menjadi dua.

Sebuah ledakan terjadi di pabrik petasan yang beroperasi secara ilegal di wilayah Bhandaria Tola Pahi kota pada pukul 5 sore pada tanggal 30 Oktober, yang menyebabkan atap rumah runtuh. Enam orang, termasuk seorang ayah dan anak, terkubur di reruntuhan, termasuk dua anak. Namun, pada hari pertama lima orang dibawa keluar oleh polisi-administrasi.

Sedangkan pada hari kedua jenazah Aaqib Hamzah, 10 tahun, putra warga Gola Bazar Abdul Samad, ditemukan di puing-puing. Sedangkan Mustaq (56) dan menantu perempuannya Gudiya (28) istri Sonu mengalami luka bakar yang cukup parah. Yang perawatannya sedang berlangsung di rumah sakit kabupaten. Penanggung jawab CMS Dr Narendra Kumar mengatakan bahwa Gudiya 80 persen hangus, yang telah meninggal selama perawatan pada pukul 09:43 pada hari Selasa. Mushtaq telah menderita luka bakar 30 persen, yang sedang menjalani perawatan.

Posted By : nomor hongkong