Tiga Janin Betina Dilempar ke Jalan Dengan Dimasukkan ke Dalam Plastik, Kendaraan Terus Diinjak-injak
Jhansi

Tiga Janin Betina Dilempar ke Jalan Dengan Dimasukkan ke Dalam Plastik, Kendaraan Terus Diinjak-injak

mendengar berita

Jhansi. Sensasi menyebar karena ditemukannya tiga janin perempuan dalam plastik hitam di jalan pada Senin pagi di dekat Tehsil Baru di bawah kantor polisi Nawabad. Mobil terus menginjak-injak ketiga janin selama berjam-jam. Ketika orang melihat janin, mereka memberi tahu polisi. Polisi mencapai tempat itu dan mengirim tiga embrio untuk pemeriksaan mayat. Polisi sedang mengumpulkan informasi tentang orang yang melemparkan janin setelah memeriksa kamera CCTV yang dipasang di daerah sekitarnya.
Di jalan yang mengarah dari Jalan RTO ke Tehsil Baru, ada toko kelontong Durga Prasad, warga Gerbang Sagar, putra Purushottam. Dia mengatakan kepada polisi bahwa dia membersihkan toko sekitar pukul 9.15 pagi. Setelah itu dia pergi mengunjungi kuil. Ketika dia kembali setelah beberapa saat, sebuah plastik hitam tergeletak di jalan. Sekitar tiga janin tergeletak di jalan. Janin dimutilasi dengan dihancurkan oleh kendaraan. Melihat adegan ini, dia merinding. Orang-orang terdekat juga berkumpul di sana. Dia segera memberi tahu polisi. Dalam waktu singkat pasukan polisi termasuk CO Kota RK Rai, Inspektur Nawabad Sudhakar Mishra, Pos Luar Mandi Incharge Kaushal Kishore Mishra tiba. Polisi menginterogasi orang-orang di sekitar tetapi, tidak ada yang bisa mengatakan apa-apa. Polisi mengirim janin itu untuk diotopsi. Pada sore hari, post-mortem ketiga janin dilakukan. Ketiga embrio tersebut berusia lima hingga enam bulan. Ketiganya adalah janin perempuan. Di sisi lain, dengan bantuan kamera CCTV yang dipasang di sana, polisi berusaha mencari tahu pelakunya.
Tidak ada yang diketahui tentang siapa yang melemparkan embrio ini ke sini. Polisi sedang berusaha mencari tahu. Tetangga sudah dimintai keterangan.
Rajesh Kumar Rai, Kota CO

Jhansi. Sensasi menyebar karena ditemukannya tiga janin perempuan dalam plastik hitam di jalan pada Senin pagi di dekat Tehsil Baru di bawah kantor polisi Nawabad. Mobil terus menginjak-injak ketiga janin selama berjam-jam. Ketika orang melihat janin, mereka memberi tahu polisi. Polisi mencapai tempat itu dan mengirim tiga embrio untuk pemeriksaan mayat. Polisi sedang mengumpulkan informasi tentang orang yang melemparkan janin setelah memeriksa kamera CCTV yang dipasang di daerah sekitarnya.

Di jalan yang mengarah dari Jalan RTO ke Tehsil Baru, ada toko kelontong Durga Prasad, warga Gerbang Sagar, putra Purushottam. Dia mengatakan kepada polisi bahwa dia membersihkan toko sekitar pukul 9.15 pagi. Setelah itu dia pergi mengunjungi kuil. Ketika dia kembali setelah beberapa saat, sebuah plastik hitam tergeletak di jalan. Sekitar tiga janin tergeletak di jalan. Janin dimutilasi dengan dihancurkan oleh kendaraan. Melihat adegan ini, dia merinding. Orang-orang terdekat juga berkumpul di sana. Dia segera memberi tahu polisi. Dalam waktu singkat polisi termasuk CO Kota RK Rai, Inspektur Nawabad Sudhakar Mishra, Incharge Mandi Outpost Kaushal Kishore Mishra tiba. Polisi menginterogasi orang-orang di sekitar tetapi, tidak ada yang bisa mengatakan apa-apa. Polisi mengirim janin itu untuk diotopsi. Sore hari post-mortem dari ketiga janin dilakukan. Ketiga embrio tersebut berusia lima hingga enam bulan. Ketiganya adalah janin perempuan. Di sisi lain, dengan bantuan kamera CCTV yang dipasang di sana, polisi berusaha mencari tahu pelakunya.

Tidak ada yang diketahui tentang siapa yang melemparkan embrio ini ke sini. Polisi sedang berusaha mencari tahu. Tetangga sudah dimintai keterangan.

Rajesh Kumar Rai, Kota CO

Posted By : nomor yang akan keluar malam ini hongkong